![]() |
| HARGA: Rp.350.000,- BONUS BUKU (cara cepat belajar: ilmu hipnotis, ilmu terawangan & ilmu raga sukma ) |
Tasbih kayu mirah atau Secang banyak digunakan di kalangan masyarakat jawa untuk penyembuhan dan sarana ibadah paling dahsyat. Tasbih yang terbuat dari 99 butir kayu secang ini memiliki kekuatan spiritual yang kuat, bukan isian atau asma`an tapi kekuatanya alamiah dari Sang Pencipta.
Tuah dan fungsi tasbih antara lain :
- Pelancar peredaran darah dan metabolisme tubuh
- Sarana mewujudkan hajat agar segera terkabul
- Netralisir makhluk halus/jin atau khodan pengganggu
- Keselamatan dan Pelarisan dalam usaha niaga
- Meningkatkan kekhusukan dalam ibadah
- Pagar Ghaib/ perisai ghaib dari serangan musuh
Pohon secang tumbuh dimana-mana, ditanam sebagai pagar hidup atau pohon liar, pohonnya penuh duri, kayu gubal berwarna putih sedang bagian terasnya berwarna merah darah. Rendaman atau seduhan air panas kayu secang ini berwarna merah dikenal sebagai obat manjur penyakit yang ditandai keluarnya darah seperti demam berdarah, mimisan, muntah darah, berak darah bahkan penyakit darah tinggi, juga untuk menyembuhkan penyakit gula darah (DM), jantung, infeksi ginjal dan lever.
Untuk penyakit jantung, seduhan ini ditambah daun Dewandaru dari Gunung Kawi, anak yang panas dapat didinginkan dengan mengompresnya dengan seduhan air secang. Penyakit stroke yang belum terlambat dapat diberi minuman rebusan kayu secang yang ditambah dengan pohon ceplukan dan sedikit adas pulowaras. Untuk pengobatan penyakit kanker, rebusan secang ditambah serpihan tatal kayu setigi, nogosari dan segenggam rumput lidah ular atau jika tidak ada dapat diganti dengan buah Makutha Dewa. Kayu secang bertuah anti roh jahat, pelarisan dagangan dan menolak santet. Untuk pelarisan seyogyanya semua tempat barang dagangan dan lantai took dipel dengan air rebusan secang dan bagian depan tempat usaha disiram dengan seduhan secang setiap pagi sebelum toko buka.

